SUPPOSITORIA VAGINA

No ratings yet.

A. Pengertian

Obat padat berbentuk oval yang disebut supositoria vagina atau ovula ditempatkan ke dalam vagina menggunakan aplikator. Salah satu formulasi farmasi yang digunakan untuk obat luar adalah ovula, yang bertujuan untuk menghasilkan efek lokal dan sistemik yang dapat diserap oleh selaput lendir vagina sehingga efek obat dapat mulai bekerja lebih cepat. Karena suhu tubuh manusia sekitar 37 derajat Celcius, maka ovula tersebut akan meleleh, melunak, dan larut di dalam tubuh. Untuk mengobati masalah dengan sistem reproduksi wanita, seperti infeksi bakteri vagina, infeksi jamur vagina, dan kekeringan pada vagina, supositoria vagina sering digunakan.

B. Supositoria Vagina: Cara Menggunakan

• Sebelum menggunakan supositoria vagina, cuci tangan Anda dengan sabun dan air.

• Selanjutnya, keringkan area vagina.

• Selanjutnya, keluarkan obat dari kemasannya dan letakkan tablet di ujung aplikator.

• Selanjutnya, cobalah berbaring telentang dengan kaki sedikit ditekuk dan dibuka.

• Terakhir, tekan pendorong aplikator sampai berhenti.

• Saat Anda siap untuk mengambil tablet, tekan tombol aplikator.

• Jika Anda tidak menggunakan aplikator, masukkan pil secara perlahan-lahan sedalam mungkin ke dalam vagina. Jangan mencoba untuk mendorongnya secara paksa dan tergesa-gesa.

• Jika aplikator dapat digunakan kembali, bersihkan sesuai petunjuk pada kemasan dengan membilasnya dengan air hangat dan sabun. Di sisi lain, jika Anda menggunakan aplikator sekali pakai, buang di tempat sampah tertutup.

• Selanjutnya, cuci tangan Anda dengan air dan sabun untuk menghilangkan sisa obat dari tangan Anda.

• Sebaiknya penggunaan supossitoria ini dilakukan pada malam hari ketika hendak beristirahat.

C. Informasi Penting Tentang Supositoria Vagina

• Supositoria biasanya disimpan di lemari es antara 2 dan 8 derajat Celcius.

• Hindari berbagi aplikator dengan orang lain untuk menghindari penyebaran kuman dan mikroba lainnya.

• Setelah menggunakan supositoria selama 60 menit, hindari gerakan kasar atau aktivitas yang intens.

• Setiap kali Anda menggunakan supositoria, coba kenakan sarung tangan lateks.

D. Kondisi yang memerlukan penggunaan supositoria vagina

• Ada hal atau faktor tertentu yang mencegah Anda minum obat melalui mulut.

• Tidak bisa minum obat oral/minum karena rasanya pahit.

• Komposisi tertentu dalam obat mudah rusak di usus, membuat pengobatan menjadi kurang efektif.

• Anda mengalami kesulitan menelan obat.

• Anda muntah saat minum obat oral.

Please rate this

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X