Sariawan Vagina, Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya

Sariawan paling sering terjadi di sekitar mulut. Tapi tahukah kamu bahwa sariawan juga bisa terjadi di vagina? Sariawan vagina adalah infeksi jamur yang sering dialami oleh sebagian besar wanita.

No ratings yet.
Sariawan Vagina, Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya

Sariawan paling sering terjadi di sekitar mulut. Tapi tahukah kamu bahwa sariawan juga bisa terjadi di vagina? Sariawan vagina adalah infeksi jamur yang sering dialami oleh sebagian besar wanita.

Dalam kebanyakan kasus, kondisi ini tidak serius dan bukan hal yang harus mengkhawatirkan. Namun, kondisi ini menyebabkan beberapa wanita yang mengalaminya merasa terganggu dan tidak nyaman. Untuk lebih memahaminya, di bawah ini ada beberapa hal yang perlu diketahui tentang sariawan vagina.

Apa itu sariawan vagina?

Sariawan vagina adalah infeksi umum yang disebabkan oleh pertumbuhan yang tidak terkendali oleh jamur di vagina . Nama lain dari infeksi ini adalah candidiasis atau monilia.

Jamur yang menyebabkan infeksi kanker hidup secara alami di usus dan dalam jumlah kecil di vagina. Meski tidak berbahaya, peningkatan jumlah jamur dapat menyebabkan gejala seperti vagina gatal dan muncul luka seperti sariawan pada vagina.

Sementara menurut Better Health, sekitar 75% wanita mengalami sariawan selama hidupnya.

Kondisi ini dapat terjadi pada wanita dari segala usia, tetapi biasanya terjadi antara usia 20 dan 30 tahun. Sedangkan wanita muda yang belum mengalami periode menstruasi dan wanita yang sudah menopause jarang mengalaminya.

Meski tidak menyenangkan, sariawan pada vagina ini biasanya tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Bicaralah dengan dokter Anda jika penyakit ini anda alami berulang kali.

Ciri-ciri dan Gejala Sariawan Vagina

Gejala sariawan vagina yang paling umum adalah gatal, iritasi, bengkak dan kemerahan di dalam dan sekitar vagina.

Anda juga mungkin mengalami gejala sariawan serviks (mulut rahim) atau vagina lainnya, seperti yang dijelaskan oleh Health Direct di bawah ini.

  1. Keputihan dengan struktur lengket dan bau.
  2. Nyeri saat berhubungan seksual.
  3. Sensasi terbakar saat buang air kecil.

Namun, tidak semua wanita mengalami gejala di atas. Jika Anda merasa gejala Anda semakin parah dan obat yang dijual bebas tidak membantu, segera hubungi dokter Anda.

Apa penyebab sariawan di vagina?

Umumnya sariawan vagina disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini tumbuh secara alami di vagina dan area lainnya.

Dan umumnya sering tidak menimbulkan masalah. Namun, dalam beberapa kasus, jumlah jamur di tubuh dapat meningkat dan memunculkan gejala.

Menurut Institute for Quality and Efficiency in Health Care, kondisi ini bisa terjadi karena beberapa alasan, sebagai berikut.

  1. Kehamilan.
  2. Mengkonsumsi pil KB.
  3. diabetes.
  4. Sistem kekebalan tubuh yang lemah.
  5. Stress.
  6. Kesalahan dalam membersihkan vagina, seperti mencuci vagina dengan sabun dan tidak bersih.
  7. Mengenakan pakaian yang ketat dan tidak menyerap keringat.
  8. Terinfeksi oleh orang lain.

Bagaimana dokter mendiagnosis kondisi ini?

Untuk mendiagnosis jamur yang menyebabkannya, dokter akan melakukan beberapa hal, seperti berikut ini.

  1. Periksa riwayat kesehatan Anda untuk infeksi vagina sebelumnya atau infeksi menular seksual.
  2. Lakukan pemeriksaan vagina dan serviks untuk tanda-tanda infeksi.
  3. Uji cairan dalam vagina untuk menentukan jenis jamur yang menyebabkan infeksi.

Setelah membuat sejumlah diagnosis, dokter Anda akan menentukan pengobatan yang terbaik untuk Anda.

Jika vagina anda selalu mengalami luka seperti sariawan dan susah untuk sembuh, maka ini artinya Anda tidak sedang baik-baik saja. Dokter Anda mungkin melakukan tes tambahan untuk melihat apakah ada faktor risiko tertentu.

Bagaimana cara mengatasi sariawan di vagina?

Tips di bawah ini dapat membantu Anda mengatasi sariawan vagina dan mencegahnya kambuh kembali.

  1. Ganti pakaian dalam Anda setiap hari dan cuci bersih.
  2. Jangan memakai pakaian dalam yang ketat dan bahan yang tidak mampu menyerap keringat.
  3. Jangan minum antibiotik kecuali Anda membutuhkannya.
  4. Hindari menggunakan douche.
  5. Jangan membersihkan vagina lebih dari sekali sehari.
  6. Jika Anda penderita diabetes, kontrol selalu gula darah.
  7. Setelah menggunakan toilet, bersihkan area vagina secara teratur dari depan ke belakang.

Selain pencegahan dengan pengobatan rumahan, beberapa obat dapat digunakan untuk mengobati sariawan vagina. Beberapa obat ini dijual tanpa resep di apotek bebas. Tujuan pengobatan adalah untuk mengurangi jumlah jamur agar gejalanya dapat berkurang. Pilihan obat yang umum tersedia adalah sebagai berikut.

  1. krim klotrimazol.
  2. krim ekonazol,
  3. tablet flukonazol.
  4. tablet itrakonazol.

Penggunaan obat tablet mempunyai fungsi yang sama dengan obat krim, tetapi mempunyai efek samping yang berbeda.

Obat oral (minum) dapat menyebabkan sakit kepala atau diare pada beberapa orang, sedangkan krim dapat menyebabkan iritasi dan reaksi kulit (alergi contohnya).

Yang perlu dicatat bahwa sariawan vagina ini tidak akan mengganggu perkembangan janin.

Namun, alangkah baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter keluarga, dokter kandungan, atau apoteker sebelum minum obat apa pun.

Wanita hamil dan menyusui disarankan untukmenggunakan pengobatan krim, bukan tablet. Untuk pengobatan krim sangat perlu kehati-hatian dalam pengolesannya agar tidak terjadi iritasi atau reaksi kulit yang kurang baik. Anda dapat melakukannya dengan tangan jika mau.

Perawatan apa pun yang Anda pilih, sangat penting untuk melakukan pengobatan secara tuntas agar penyakit ini tidak datang kambuh lagi.

Please rate this

Klinik Raphael Bekasi | 081396254650 | Website | + posts

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X