Penderita Penyakit Keputihan Wanita – Faktor Utama Dan cara Menghindarinya

Penderita Penyakit Keputihan Wanita

Keputihan masalah umum yang terjadi antara pada para wanita. Munculnya keputihan yang biasanya mengintimidasi mereka dan sebagai akibatnya mereka menghadapi masalah yang tidak dapat diselesaikan.

Penderita Penyakit Keputihan Wanita

Hanya Segelintir perempuan saja yang tahu tentang keputihan dan kapan keputihan tersebut menjadi gejala yang abnormal dan berubah menjadi penyakit yang serius. Setiap penderita penyakit keputihan wanita adalah keluarnya cairan bening, jernih, kental dan lendir. Dan banyaknya jumlah keluar cairan tersebut tergantung dari waktu siklus menstruasi. Keputihan pada umumnya hanya terjadi di awal dan di akhir dari siklus menstruasi wanita. Dengan tentunya, apabila tidak adanya disertai dengan rasa nyeri, gatal maka keputihan tersebut normal.

Keputihan yang bukan dari kondisi penyakit (non-patologis) dapat saja terjadi pada setiap wanita. Pada umumnya cairan yang dikeluaran akan bening, tidak berwarna, tidak berbau dan tidak gatal. Keputihan yang dikeluarkan ini jumlahnya bisa sedikit atau banyak, terjadi ketika menjelang dan sesudah menstruasi, pada saat terangsang secara seksual, atau ketika sedang stres.

Keputihan ini bisa juga dialami oleh wanita yang sedang hamil, tetapi hal ini adalah hal yang normal selama cairan keputihan tidak berlebihan. Masalah keputihan adalah permasalahan umum dan biasa pada kebanyakan kaum wanita. Ironis nya kebanyakan wanita tidak mengetahui tentang keputihan dan penyebab keputihan pada wanita itu sendiri. Sebaiknya setiap wanita harus mengetahui apakah penyebab utama keputihan.

Penyebab Utama pada Penderita Penyakit Keputihan Wanita

Faktor adanya stress

Keputihan adalah satu kondisi yang seringkali dialami oleh wanita. Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan keputihan bisa timbul . Namun, pada umumnya keputihan tidak menimbulkan kekhawatiran pada wanita jika kondisinya masih normal dan tidak menimbulkan bau serta warna yang berbeda. Keputihan yang di akibatkan oleh stress kerapkali terjadi pada anak-anak remaja maupun para wanita dewasa. Stress adalah pemicu dari berbagai kondisi yang tidak menyenangkan pada manusia.
Beberapa pengalaman puluhan tahun, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh anak-anak remaja putri yang banyak mempertanyakan masalah berkaitan dengan keputihan. Hal yang paling penting adalah keputihan merupakan kondisi normal bagi wanita baik dalam keseharian maupun dalam periode haid.

Fungsi dan kerja seluruh bagian organ tubuh dipengaruhi dan di kontrol oleh otak, maka ketika reseptor otak mengalami kondisi stress hal ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan dan keseimbangan hormon-hormon di dalam tubuh dan hal ini bisa mengakibatkan timbulnya keputihan.

Bagaimana stress dapat menjadi salah satu jawaban dari pertanyaan Apakah Penyebab Utama keputihan. Pada penyebab keputihan yaitu, sebelum masa ovulasi atau masa pelepasan sel telur, ada banyak produksi mucus, 30 kali lebih banyak daripada setelah masa ovulasi. Mucus ini lebih berair dan lengket selama masa tersebut. Maka remaja dan wanita lebih baik memakai panty liner selama masa tersebut. Saat stres, mucus akan lebih banyak lagi diproduksi. Jadi keputihan yang diakibatkan oleh stress atau tekanan memang bisa terjadi.

Faktor kebersihan yang kurang baik

Kebersihan di daerah bagian haruslah terjaga dengan baik. Jika daerah vagina tidak di jaga kebersihan nya akan menimbulkan berbagai macam penyakit salah satunya adalah penderita penyakit keputihan wanita. Hal ini dapat menyebabkan kelembapan vagina akan mengalami peningkatan dan hal ini akan membuat penyebab infeksi berupa bakteri patogen akan sangat mudah untuk dapat menyebar nya.

Virus

Ini sering disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) dan Herpes Simpleks. HPV sering ditandai dengan kondiloma akuminata / tumbuhan seperti jengger ayam, cairan berbau, tanpa rasa gatal. Gambaran klinis lebih buruk bila disertai gangguan sistem kekebalan tubuh seperti: kehamilan, pemakaian antikosteroid jangka lama dan AIDS.

Parasit

Penderita penyakit keputihan wanita dengan penyebab keputihan terbanyak adalah Trichomonas vaginalis. Cairan nya banyak, berbuih seperti air sabun dan bau, tidak terlalu gatal, vulva kemerahan, nyeri bila ditekan atau perih bila buang air kecil. Pada anak-anak perempuan dapat diakibatkan oleh parasit lain seperti interobiasi dan gatal sering di garuk sampai luka.

Cara Menghindari untuk Para Penderita Penyakit Keputihan

  1. Mencuci baju dan pakaian dalam dengan sabun ringan dan jangan memakai pewangi pakaian jika bisa menimbulkan ketidakseimbangan bakteri dalam daerah kewanitaan.
  2. Selalu menjaga kebersihan seluruh tubuh, dan sedapat mungkin jangan gunakan pembersih vagina yang mengandung pewangi.
  3. Gunakan obat keputihan yang telah diberikan dokter secara teratur meskipun gejala sudah mereda bahkan hilang karena kemungkinan infeksi masih bisa terjadi.
  4. Sebisa mungkin hindari menggunakan toilet umum. Sekiranya terpaksa basuhlah Organ kewanitaan sesudah buang air kecil dengan menggunakan air minum mineral atau air masak yang bersih.
  5. Hindari sering ganti-ganti pasangan seksual (seks bebas)
  6. Untuk wanita yang telah melakukan hubungan seksual, maka setiap tahun wajib menjalankan papsmear untuk mendeteksi sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim.

Pengobatan Untuk para Penderita Penyakit Keputihan Wanita

Menggunakan Bawang Putih

Bawang putih adalah salah satu pengobatan rumahan yang paling efektif dan mudah untuk mengatasi jamur. Bawang putih memiliki sifat anti jamur yang di kenal dapat memberikan bantuan yang cepat untuk mengatasi infeksi jamur. Ada bisa dengan menambahkan nya ke dalam makanan anda atau memakan bawang putih secara langsung. Dalam kasus infeksi jamur vagina, anda juga dapat mengoleskannya bawang putih yang sudah ditumbuk ke area vagina yang gatal.

Mengobati Keputihan dengan Yoghurt

Yogurt mengandung bakteri yang baik dan dapat membantu melawan jamur. Pastikan mengkonsumsi yoghurt polos tanpa pamanis. Pasal nya jika anda mengkonsumsi yoghurt dengan ditambah pemanis seperti gula, hanya akan menyebabkan infeksi anda semakin parah. Anda dapat dengan mengkonsumsi yoghurt tersebut dengan menggosok/mengoleskan sekitar 1 sendok makan yogurt di sekitar daerah yang terkena untuk mengurangi iritasi dan mengembalikan keseimbangan nya. Untuk infeksi jamur vagina anda juga bisa mencelupkan dan rendam dengan kain kasa dalam yogurt dan kemudian di oleskan pada vagina anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

error: Content is protected !!