Penanganan dan Pengobatan Kanker Kulit

No ratings yet.

A. Pendahuluan

Kanker kulit adalah bentuk kanker yang berkembang di kulit. Kanker kulit adalah kondisi penyakit kulit yang ditandai dengan proliferasi sel yang tidak terkendali. Kelainan ini dapat berkembang sebagai akibat dari kerusakan DNA pada sel-sel kulit, yang menyebabkan terjadinya mutasi (perubahan) atau kelainan genetik. Sumber pasti mutasi tidak diketahui, tetapi dianggap karena paparan sinar matahari yang terlalu berlebihan. Akibatnya, sel-sel kulit tumbuh lebih cepat, sehingga mengarah pada pembentukan tumor ganas. Radiasi ultraviolet matahari dapat menyebabkan kerusakan kulit dan perkembangan sel yang menyimpang. Penyakit ini berpotensi berkembang menjadi keganasan, tumor bahkan kanker.

Gejala kanker kulit biasanya muncul pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti kepala, wajah, telinga, leher, lengan, dan kaki. Namun, kanker kulit dapat berkembang di area tubuh yang jarang terkena sinar matahari, seperti telapak tangan, telapak kaki, atau bahkan area vagina.

Kondisi ini bisa menyerang siapa saja secara umum. Namun, menurut Centers for Disease Control and Prevention(CDC) yaitu Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, karakteristik atau keadaan tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker kulit, termasuk:

• Warna kulit seseorang tergolong cerah.

• Area kulit yang terbakar, bercak-bercak tipis pada kulit, kulit cepat memerah, atau rasa sakit saat terkena sinar matahari.

• Tahi lalat dari jenis tertentu atau dalam jumlah besar.

• Mempunyai riwayat atau yang ada hubungannya dengan kanker kulit.

• Riwayat kesehatan seseorang yang berhubungan dengan penyakit ini

• Bertambahnya usia

Baca Juga : Kanker kulit

B. Pengobatan

a. Stadium 0

Untuk mengobati kanker kulit stadium 0 (melanoma), dokter akan melakukan pembedahan untuk mengangkat sel-sel melanoma serta sebagian kulit di sekitarnya. Bagian yang diambil selanjutnya akan dipelajari di laboratorium. Jika tepi kulit berubah menjadi kanker, maka dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat sebagian besar kulit yang terkena dampak.

b. Stadium 1 dan 2

Sama halnya dengan stadium 0, dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat melanoma dan kulit normal di sekitarnya. Area kulit normal dipilih berdasarkan lokasi dan ketebalan melanoma. Sebelum operasi, dokter biasanya akan memberikan anestesi lokal untuk mematikan rasa melanoma dan daerah sekitarnya, tetapi pasien akan tetap terjaga. Dalam keadaan dan situasi tertentu dokter akan memberikan anestesi/bius umum sehingga pasien tertidur selama prosedur.

Setelah melanoma diangkat, dokter akan melakukan biopsi nodus limfa sentinel untuk memastikan kanker tidak menyebar ke kelenjar getah bening. Jika kanker telah menyebar, dokter akan melakukan limfadenektomi (pengangkatan kelenjar getah bening) atau memberikan obat terapeutik yang ditargetkan. Jika melanoma meninggalkan bekas luka yang cukup lebar, operasi pengangkatan dapat disertai dengan operasi cangkok kulit, yaitu menempelkan kulit dari bagian tubuh lain ke tempat operasi. Perawatan bedah flap, yang melibatkan pengambilan jaringan kulit dari tempat lain di tubuh dengan pembuluh darah dan menempelkannya ke lokasi operasi adalah metode lain untuk menutupi bekas luka bedah.

c. Stadium 3

Melanoma yang telah menyebar ke kelenjar getah bening Akibatnya, setelah mengangkat melanoma dan kulit di sekitarnya, dokter akan mengangkat kelenjar getah bening melalui pembedahan. Setelah operasi, dokter mungkin menyarankan radioterapi atau terapi radiasi. Perawatan ini melibatkan mengarahkan sinar-X atau proton berenergi tinggi ke daerah kanker kulit. Dokter juga dapat meresepkan obat kemoterapi selain terapi radiasi. Obat-obatan ini dapat diminum sendiri atau dalam kombinasi. Obat yang diresepkan meliputi:

• Obat antineoplastik kelas agen alkali turunan triazin

• Obat kemoterapi yang bersifat sitotoksik

• Obat golongan agent alkilasi

d. Stadium 4

Melanoma stadium 4 dapat diobati dengan perawatan bedah, terapi radiasi, kemoterapi, terapi target, atau imunoterapi, tergantung pada kesehatan pasien. Namun, imunoterapi dan terapi bertarget dianggap lebih bermanfaat pada tahap ini dalam mengobati melanoma. Imunoterapi adalah penggunaan obat-obatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap kanker. Dokter mungkin meresepkan obat imunoterapi berikut untuk mengobati melanoma stadium 4:

• Pembrolizumab

• Nivolumab

• Ipilimumab

Terapi obat-obatan yang secara khusus menargetkan sel-sel yang terkait dengan kanker kulit dikenal sebagai terapi tertarget. Agen antenioplastik adalah kelas obat yang digunakan dalam terapi-terapi yang ditargetkan.

Baca Juga : Faktor Risiko Kanker Kulit

Please rate this

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Pеnуаkіt Mеnulаr Sеkѕuаl раdа Hоmоѕеkѕuаl аtаu GауPеnуаkіt Mеnulаr Sеkѕuаl раdа Hоmоѕеkѕuаl аtаu Gау

Sеѕеоrаng уаng tеrlіbаt dаlаm аktіvіtаѕ ѕеkѕuаl mеnеmраtkаn dіrіnуа раdа rіѕіkо tіnggі tеrtulаr реnуаkіt mеnulаr ѕеkѕuаl (PMS). Dі ѕіѕі lаіn, mеrеkа уаng mеmіlіkі оrіеntаѕі ѕеkѕuаl mеnуіmраng ѕереrtі mеnуukаі ѕеѕаmа јеnіѕ аtаu

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X