Diet Dan Makanan Sehat untuk memerangi Kandidiasis

Diet adalah salah satu elemen terpenting dalam memerangi Kandidiasis. Untuk memerangi kandidiasis dianjurkan untuk melakukannya dengan cara yang berbeda karena Candida Albicans adalah jamur dengan kapasitas besar untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda di mana ia hidup. Selain menerapkan antijamur yang diresepkan oleh spesialis, tanpa diet ketat sangat sulit untuk melawan candida sepenuhnya.

No ratings yet.

Diet adalah salah satu elemen terpenting dalam memerangi Kandidiasis. Untuk memerangi kandidiasis dianjurkan untuk melakukannya dengan cara yang berbeda karena Candida Albicans adalah jamur dengan kapasitas besar untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda di mana ia hidup. Selain menerapkan antijamur yang diresepkan oleh spesialis, tanpa diet ketat sangat sulit untuk melawan candida sepenuhnya.

Candida Albicans, sebagai jamur yang hidup dalam tubuh manusia, memakan makanan yang terdapat di dalam tubuh, terutama hidrat dan gula sederhana.

Penting untuk mengganti flora bakteri di dalam tubuh agar bersaing dengan kandida yang menghuni tubuh dan mencegahnya berkembang biak secara berlebihan. Dengan memasok makanan sehat ke tubuh kita dapat mendukung sistem kekebalan tubuh dan membuat jamur lebih sensitif terhadap obat-obatan, yang membantu menghilangkan infeksi.

Oleh karena itu, di sini kami memberikan Anda beberapa rekomendasi makanan yang harus dihindari dan lainnya yang sangat bermanfaat untuk mengendalikan infeksi.

 Jika Anda memiliki infeksi jamur, makanan utama yang harus dihilangkan dari diet Anda adalah makanan yang mengandung tepung, gula, dan alkohol.

8 Makanan yang harus dihindari jika menderita Kandidiasis

  1. Produk olahan: daging olahan dan manisan, saus yang diolah, sosis, kedelai, belut bayi, surimi, lain-lain yang sejenis.
  2. Minuman yang difermentasi dengan alkohol: bir, wine, gin, rum, dan yang sejenis.
  3. Produk dengan jumlah ragi yang tinggi, tepung dan gula halus: roti, kue kering, pasta, kentang goreng, cokelat, cokelat, permen.
  4. Minuman manis: cola, minuman buah dengan tambahan gula, jus, tonik, dll.
  5. Makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi seperti madu, roti putih, atau sereal.
  6. Hindari konsumsi jamur untuk sementara waktu, seperti champignon, dan berbagai jenis jamur konsumsi lainnya.
  7. Susu (dan ganti dengan susu non-susu)
  8. Hindari minum kafein dalam jumlah besar: kopi, cola, dan minuman perangsang lainnya, karena mereka justru meningkatkan rangsangan dan penyebaran jamur.

Makanan diperbolehkan ketika Anda memiliki wabah Candida Albicans

  1. Stroberi.
  2. Sayuran: paprika, brokoli, bawang, daun bawang, seledri, zucchini.
  3. Buah-buahan: Buah-buahan merah, terutama blueberry dan stroberi, apel, pir, jeruk keprok, … terutama mencoba menghindari buah-buahan yang mengandung indeks glikemik tinggi (yaitu mengandung lebih banyak gula).
  4. Sayuran-sayuran tinggi serat dan warna hijau.
  5. Daging panggang, telur, ayam dan ikan. Ikan menghindari gulas dan surimis karena mengandung tepung
  6. Kacang-kacangan dan biji-bijian (chia, poppy, labu, rami, wijen)
  7. Herbal aromatik dan akar: jahe, kunyit, jinten.
  8. Air Infus (chamomile, buah merah, timun).

Makanan yang direkomendasikan dalam diet untuk memerangi jamur Candida Albicans:

  1. Diet buah merah.
  2. Makanan Probiotik seperti Yogurt dalam episode Kandidiasis adalah salah satu sekutu terbaik untuk memulihkan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.
  3. kefir. Makanan ini sangat cocok untuk ditambahkan ke diet Anda melawan infeksi jamur. Di satu sisi karena sangat mudah ditambahkan karena sangat mirip dengan yogurt dan Anda dapat mencampurnya dengan biji dan buah-buahan. Di sisi lain, karena sangat kaya akan bakteri yang akan membantu Anda melindungi bakteri menguntungkan dalam tubuh Anda.
  4. Bawang putih. Bawang putih adalah antibiotik alami yang paling terkenal sangat bagus efeknya, jadi ketika Anda menderita infeksi cobalah untuk memakannya sekali sehari mentah, misalnya dilumatkan dengan minyak zaitun.
  5. kol parut/ Sauerkraut.
  6. Buah-buahan merah, terutama blueberry baik segar maupun dalam jus asalkan jus alami dan yang terpenting, tanpa tambahan gula!
  7. Campuran water Infus bunga chamomile, buah berry merah dan jahe dapat cukup membantu meringankan gejala.
  8. Jahe. Jahe segar juga memiliki sifat antijamur dan antiinflamasi, jadi jangan ragu untuk menambahkannya ke infus.
  9. Bumbu dan rempah-rempah aromatik: Kayu manis, kunyit, dan jinten.

Please rate this

Klinik Raphael Bekasi | 081396254650 | Website | + posts

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X