Cara Melakukan Pemeriksaan Vagina Sendiri di Rumah

No ratings yet.
Cara Melakukan Pemeriksaan Vagina Sendiri di Rumah

Meskipun tidak disarankan oleh ahli medis, namun beberapa wanita terkadang melakukan pemeriksaan sendiri serviks dan vagina. Beberapa ahli mengatakan pengujian sendiri dapat membantu wanita mempelajari apa yang normal pada vagina mereka. Dan memungkinkan para wanita untuk lebih cepat mengenali perubahan-perubahan yang terjadi. Cara ini dilakukan untuk bisa mengenal tubuh Anda sendiri dengan lebih baik. Pemeriksaan secara mandiri ini tidak dapat menggantikan pemeriksaan panggul yang dilakukan oleh ahli profesional, baik melalui tes Pap smear dan tes lainnya dapat mendeteksi perubahan –perubahan mikroskopis yang penting.

Jika Anda khawatir tentang adanya kanker serviks atau human papillomavirus (HPV), Anda harus menemui pengobatan medis porfesional daripada mencoba memeriksa diri sendiri. Masalah-masalah tertentu sangat membutuhkan keahlian dari seorang profesional demi penanganan yang tepat.

Pemeriksaan vagina sendiri tidak sama dengan pemeriksaan vulva. Saat menggunakan ungkapan ‘vagina’, banyak orang berpikir tentang alat kelamin luar mereka. Namun, hal ini salah kaprah karena menganalisis area luar artinya melakukan pemeriksaan vulva. Tes vulva lebih mudah dilakukan dan dapat mendeteksi kelainan fisik yang dapat disebabkan oleh herpes genital atau HPV. Jika Anda melihat sesuatu yang tidak normal pada atau di dekat vulva atau labia Anda, Anda harus segera menindaklanjuti dengan melakukan kunjungan ke dokter untuk pengujian yang akurat.

Bagaimana Melakukan Pengujian Mandiri

1. Anda memerlukan cahaya yang kuat seperti senter, cermin, pelumas vagina, sabun antiseptik atau alkohol, dan spekulum plastik. Spekulum dapat dibeli di apotek yang menjual perlengkapan medis.

2. Cari tempat untuk bersantai. Ini kadang-kadang lantai atau sofa Anda, di mana pun Anda merasa nyaman.

1. Sandarkan punggung pada dinding atau sandaran yang lebih nyaman dan stabil.

2. Tekuk lutut Anda, dengan kaki terbuka lebar.

3. Lumasi spekulum dengan pelumas vagina yang biasa dijual di apotik, dan masukkan ke dalam vagina Anda pada posisi tertutup. Segera cari posisi yang paling nyaman untuk memasukkan spekulum.

4. Saat spekulum dimasukkan, ambil bagian pegangan yang lebih pendek dan tarik ke arah Anda sampai terbuka di dalam vagina Anda.

1. Dorong kembali bagian luar sampai Anda mendengar bunyi klik sambil mempertahankan pegangan yang kuat pada spekulum. Spekulum saat ini terkunci pada posisinya.

2. Tempatkan cermin di kaki Anda sehingga Anda dapat melihat vagina Anda. Pindahkan spekulum, sambil menyorotkan senter ke cermin, sampai Anda dapat melihat leher rahim dan dinding vagina Anda di cermin.

3. Perhatikan warna serviks Anda, selain cairan vagina.

4. Singkirkan spekulum, setelah pemeriksaan Anda selesai, baik dalam posisi tertutup atau terbuka mana yang paling nyaman bagi Anda.

5. Cuci spekulum dengan lembut dengan alkohol antiseptik atau sabun dan simpan kembali untuk pemeriksaan mandiri berikutnya.

Tips dan Trik

Beberapa gadis mungkin merasa jauh lebih mudah untuk mendapatkan bantuan teman atau pasangan dengan memegang cermin. Serviks yang normal tampak lembab, berwarna merah muda, dan berbentuk seperti bohlam. Leher rahim ibu hamil memiliki rona biru. Sekresi berubah selama sebulan. Mengetahui perubahan yang dialami tubuh Anda dapat membantu Anda menemukan masa subur Anda, serta kelainan pada vagina anda. Melakukan tes saat menstruasi mungkin lebih menyulitkan daripada keadaan normal selama sebulan. Mungkin sulit untuk membayangkan perubahan atau kelainan apa pun juga karena saluran vagina mengalami sedikit perubahan karena menstruasi.

Melakukan pemeriksaan vagina sendiri tidak dianjurkan karena bisa menimbulkan resiko, bisa jadi kurang higienis dan juga tidak berguna untuk mendeteksi sel serviks yang abnormal. Karena sel-sel abnormal ini hanya dapat ditemukan melalui tes Pap smear biasa.

Please rate this

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X