Apa Perbedaan Antara Ejakulasi Dini dan Disfungsi Ereksi?

Umumnya, kebanyakan pria akan merasa enggan, ragu-ragu atau malu untuk memeriksakan kesehatan seksualnya ke dokter. Namun setelah pria tersebut berobat ke dokter, ternyata pria tersebut tidak mengalami disfungsi ereksi melainkan hanya  ejakulasi dini. Sebenarnya, apa  perbedaan antara keduanya? Hingga saat ini banyak pasien yang belum mengetahui apa itu disfungsi ereksi dan apa itu ejakulasi dini. Keduanya kelihatannya mirip, namun penanganan dan pengobatannya sangat berbeda satu sama lain.

Apa itu Disfungsi Ereksi?

Disfungsi ereksi (DE) adalah ketidakmampuan pria untuk mendapatkan dan mempertahankan ereksi yang cukup lama untuk mencapai klimaks ketika berhubungan seksual. Gangguan ini sering dianggap  tabu, aib bahkan memalukan oleh sebagian besar pria. Banyak pria dengan pasangannya sering kali mengabaikan penyakit ini karena beberapa faktor atau ketidaktahuan mengenai DE ini. Mereka cukup takut untuk melakukan konsultasi atau berobat kedokter jika didagnosis terkena DE. Namun faktanya, disfungsi ereksi mungkin terkait dengan gangguan seksual pria lainnya, seperti ejakulasi dini dan penurunan gairah seks. Dan beberapa faktor pemicu lainnya yang perlu di diketahui dan di tindaklanjuti oleh petugas medis atau dokter.

Mendiagnosis Disfungsi Ereksi

Untuk mendiagnosis disfungsi ereksi, dokter biasanya  akan meninjau riwayat kesehatan pasien, baik pemeriksaan fisik, maupun tes tambahan pada pasien. Dalam hal diagnosis dokter akan menanyakan juga hal-hal yang bersifat pribadi, namun pasien diharapkan agar terbuka dan jujur dalam memberika keterangan. Keterangan yang jelas dan jujur dapat memberikan diagnosis yang tepat dan dapat memberikan gambaran yang lebih detail tentang enyakit yang dialami pasien.

 Apa itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah suatu kondisi di mana seorang pria ejakulasi atau melepaskan sperma atau air mani terlalu cepat saat berhubungan seks. Seringkali, kondisi ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk mencapai orgasme atau kepuasan seksual bagi pasangan atau  pria itu sendiri.

Setiap pria atau laki-laki pasti pernah mengalami ejakulasi dini minimal sekali dalam seumur hidupnya. Dan jika  ini  terjadi sesekali, maka tidak perlu khawatir akan adanya kelainan, penyakit atau gangguan. Namun, sangat disarankan untuk menemui dokter jika lebih dari 50%  dari hubungan seksual  Anda  berakhir dengan  ejakulasi dini.

Sebenarnya tidak ada standar pasti  durasi hubungan seksual yang baik karena  tergantung pada kepuasan masing-masing pasangan dan itu berbeda tiap-tiap individunya. Namun ada sebuah penelitian yang telah dilakukan tentang durasi berhubungan seks. Ternyata rata-rata waktu yang dibutuhkan seorang pria untuk  ejakulasi setelah  penetrasi  adalah sekitar 4 setengah  hingga 5 setengah menit.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi Dini (ED) dapat disebabkan oleh sejumlah faktor dan biasanya faktor psikologis dan fisik. Penyebab psikologis ejakulasi dini dapat mencakup stres, depresi, atau kecemasan berlebihan. Sedangkan penyebab fisik  ejakulasi dini bisa berupa:

  1. Gangguan Prostat
  2. Gangguan Refleks
  3. Gangguan Hormon Tiroid
  4. Gangguan Hormon Lainnya

Ada  beberapa cara pengobatan ejakulasi dini antara lain:

  • * Pengobatan mandiri,

Hal ini tidak dianjurkan karena kita belum tahu faktor penyebab secara pasti.

  • * Menggunakan obat dokter

Banyak obat-obatan khusus tertentu yang dijual bebas di apotik maupun penggunaan obat tertentu sesuai petunjuk dokter.

  • * Berkonsultasi dengan psikolog dengan pasangan

 apabila mengalami stress, depresi atau kecemasan berlebihan dapat melakukan konsultasi dengan psikolog.

Mengobati ejakulasi dini dan disfungsi ereksi

Dokter pertama-tama akan mencari tahu penyebab ejakulasi dini dan disfungsi ereksi dengan meninjau riwayat medis pasien, termasuk status psikologis. Jika tidak ditemukan masalah psikologis, dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium seperti  tes urine dan darah.

1 thought on “Apa Perbedaan Antara Ejakulasi Dini dan Disfungsi Ereksi?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Related Post