4 Pengobatan Alami untuk Kekeringan Vagina

kekeringan vagina

Meskipun kekeringan vagina paling sering terjadi pada wanita setelah menopause, ketika kadar estrogen turun, namun keadaan tersebut tetap dapat mempengaruhi wanita dari segala usia. Keadaan ini seringkali disertai dengan rasa gatal dan/atau rasa terbakar, kekeringan pada vagina, dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seksual atau peningkatan frekuensi buang air kecil.

Sejauh ini, penelitian ilmiah mengenai bentuk pengobatan dan perawatan apa pun untuk membantu mengatasi kekeringan pada vagina masih terbatas. Sekalipun pengobatan dan perawatan modern dapat mengatasi kekeringan vagina, namun adapula yang ingin menggunakan metode pengobatan alami.

Berikut adalah beberapa bahan yang sering disebut-sebut sebagai solusi alami untuk kondisi ini:

Krim Ubi Liar (Krim Wild Yam )

Dioleskan ke kulit, krim yang dibuat dengan ubi liar sering dipasarkan sebagai sumber alami estrogen. Tapi, tidak ada bukti bahwa ubi liar dapat meningkatkan kadar estrogen atau memiliki efek pada kekeringan vagina.

Black Cohosh

Black Cohosh merupakan tanaman herbal yang biasa digunakan sebagai herbal alami untuk terapi pengobatan. Namun dengan cara yang sama, belum ada dukungan ilmiah yang cukup untuk klaim bahwa suplemen makanan yang mengandung ramuan black cohosh dapat membantu meringankan kekeringan pada vagina.

Kudzu

Kudzu merupakan tanaman merambat yang tumbuh subur di Indonesia dan biasa dikenal dengan nama Garut Jepang atau Garut Cina. Dalam sebuah penelitian terhadap 71 wanita pascamenopause yang sehat, para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi ramuan kudzu dalam bentuk kapsul setiap hari selama 24 bulan membantu meringankan kekeringan pada vagina dan memulihkan kesehatan jaringan vagina para peserta.

Kedelai

Mengandung zat mirip estrogen yang disebut “isoflavon,” kedelai seharusnya membantu memperbaiki gejala kekeringan pada vagina. Meskipun para peneliti sedang mencari efek kesehatan vagina dari diet yang kaya akan makanan kedelai (seperti tahu). Namun, sumber dan dosis kedelai yang ideal sekarang belum dapat diketahui secara pasti.

Penyebab Kekeringan Vagina

Biasanya, kekeringan vagina adalah akibat dari penurunan kadar estrogen. Dan seiring dengan bertambahnya usia, penurunan kadar estrogen dapat mengurangi jumlah kelembaban yang melapisi dinding vagina. Perubahan hormonal terkait usia juga dapat mempengaruhi konsistensi kelembapan vagina.

Bagi banyak wanita, perubahan hormonal akibat kehamilan atau saat menyusui juga dapat mengakibatkan penurunan lubrikasi vagina. Tingkat estrogen juga dapat turun disebabkan oleh:

• Penggunaan kemoterapi, atau terapi hormon dalam pengobatan kanker

• Terapi radiasi ke daerah panggul

• Gangguan fungsi kekebalan/imunitas tubuh

• Operasi pengangkatan ovarium/histerektomi

Dalam kasus lain, kekeringan vagina dapat terjadi akibat penggunaan obat-obatan yang menurunkan tingkat kelembapan di seluruh tubuh (seperti alergi dan obat flu). Vagina bisa teriritasi karena douching, deterjen, dan sabun. Merokok, tampon, dan kondom juga dapat menyebabkan kekeringan pada vagina.

Menggunakan Pengobatan Alami

Karena kekeringan vagina kadang-kadang dapat menandakan masalah kesehatan yang mendasarinya (seperti penyakit), penting untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda mengalami gejala dari kondisi ini. Perawatan standar termasuk menggunakan krim berbasis estrogen vagina, selain pelumas berbasis air. Sangat penting untuk berbicara dengan dokter Anda sebelum mencoba mengobati sendiri penyakit ini dengan pengobatan alternatif.

Perhatian !: Informasi yang terkandung di artikel ini dimaksudkan untuk tujuan pendidikan saja dan bukan merupakan pengganti saran, diagnosis, atau perawatan oleh dokter yang berkualifikasi. Ini tidak dimaksudkan untuk mencakup semua kemungkinan tindakan pencegahan, interaksi obat, efek samping atau keadaan. Anda harus mencari perawatan medis segera untuk masalah kesehatan apa pun dan berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda. Sebelum menggunakan pengobatan alternatif atau membuat perubahan pada pola pengobatan anda Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

error: Content is protected !!