11 Cara Sederhana Mencegah Keputihan Abnormal dan Infeksi

No ratings yet.

Adalah normal bagi wanita selama dan setelah pubertas untuk memiliki cairan vagina. Padahal, lendir vagina memiliki peran penting dalam membantu wanita hamil. Ini juga berperan dalam melindungi janin yang sedang berkembang. Jumlah, warna, dan tekstur lendir ini berubah selama siklus bulanan wanita.

Namun, keputihan yang tidak normal bisa menjadi tanda infeksi.

Banyak faktor yang dapat berperan dalam kejadian infeksi dan keputihan.

Apa Penyebab Keputihan Abnormal dan Infeksi?

Keputihan yang tidak normal berbeda dengan keputihan biasa yang terjadi setiap bulan. Kemungkinan disertai dengan rasa gatal atau terbakar atau keduanya dan bisa memiliki bau tidak sedap yang kuat. Keputihan semacam ini tidak boleh diabaikan karena merupakan tanda adanya masalah yang perlu ditangani.

Kadang-kadang infeksi dapat disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari bakteri vagina. Hal ini dapat menyebabkan keluarnya cairan dan gatal-gatal. Infeksi jamur, misalnya, terasa gatal dan tidak menyenangkan. Penyakit ini menular secara seksual. Gonore dan klamidia, misalnya, keduanya merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri yang mengakibatkan gatal dan keputihan pada vagina.

Jika tidak diobati, PMS dapat menyebabkan penyakit serius dan bahkan kematian. Kebanyakan PMS dapat diobati dengan pengobatan antibiotik tertentu.

Cara Mengurangi Risiko Infeksi Vagina

Mempraktikkan tips sederhana ini secara signifikan dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit vagina:

1. Selalu kenakan celana dalam berbahan katun. Kapas memungkinkan area genital Anda bernapas, membantu tetap kering. Ini juga merupakan ide yang baik untuk memakai celana dalam hanya sepanjang hari dan tidak pada malam hari saat Anda sedang tidur.

1. Jangan gunakan douche vagina.

2. Jangan pernah menggunakan petroleum jelly atau minyak untuk pelumasan vagina. Hal ini dapat menciptakan tempat berkembang biak bagi kuman untuk tumbuh.

3. Jika Anda sedang dirawat karena infeksi vagina, gunakan semua obat sesuai petunjuk, bahkan jika Anda merasa lebih baik.

4. Jangan melakukan hubungan seksual selama pengobatan infeksi vagina. Tunggu sampai Anda tidak memiliki gejala lagi.

5. Cegah kontak vagina dengan produk yang dapat mengiritasi vagina, seperti produk kebersihan kewanitaan, sabun pewangi atau deodoran, bedak, lotion, dan mandi busa.

6. Cegah pemakaian pakaian yang ketat, seperti pakaian renang, pakaian olahraga, atau stoking, untuk waktu yang lama.

7. Sering kali, penyakit vagina menyebabkan rasa gatal yang hebat – jangan digaruk! Menggaruk daerah yang terinfeksi dan meradang hanya akan memperburuk keadaan.

8. Jika menstruasi Anda dimulai saat Anda menggunakan krim atau supositoria vagina, lanjutkan jadwal pengobatan rutin Anda selama periode Anda. Jangan gunakan tampon – gunakan pembalut sebagai gantinya.

9. Jika Anda mengobati sendiri penyakit vagina dan gejala Anda tidak membaik setelah pengobatan, temui penyedia layanan kesehatan Anda untuk pemeriksaan vagina. Jangan menggunakan barang atau obat vagina apa pun selama 48 jam sebelum janji temu Anda.

10. Selalu gunakan kondom selama hubungan seksual kecuali Anda berada dalam hubungan monogami jangka panjang.

11. Selalu usap dari depan ke belakang yang sakit atau sedang buang air besar. Penyekaan yang tidak tepat dapat menyebarkan bakteri ke vagina dan dapat menyebabkan keputihan dan penyakit.

Saran

Tentu saja, kebersihan umum yang baik, banyak tidur, bersama dengan diet lengkap dengan asupan cairan yang tepat selalu merupakan ide yang bagus untuk kesehatan vagina, serta untuk kesehatan dan kesejahteraan umum Anda. Pencegahan lebih baik daripada pengobatan dan dengan cara pencegahan sederhana tersebut dapat menghindari penyakit keputihan yang abnormal.

Please rate this

Klinik Raphael adalah Klinik terkemuka di Bekasi yang menangani dan mengobati berbagai macam keluhan penyakit kelamin (penyakit Menular Seksual). Klinik Raphael menangani pasien dengan profesional dan berpengalaman, biaya pengobatan yang murah terjangkau, kenyamanan, edukasi penyakit serta jaminan keamanan data pribadi pasien.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Segera Konsultasi Online 100% Gratis via WA

X